Aceh
Home » Berita » Kajati Aceh Luncurkan Program JAGAIN Dukung Atlet Disabilitas NPCI

Kajati Aceh Luncurkan Program JAGAIN Dukung Atlet Disabilitas NPCI

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Yudi Triadi menegaskan komitmen institusinya mendukung pembangunan inklusif melalui penguatan sinergi dengan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Aceh. Komitmen tersebut disampaikan saat menerima audiensi pengurus NPCI Aceh di Kantor Kejati Aceh, Senin (29/6/2026), yang dipimpin Ketua NPCI Aceh Zulfajri bersama sekretaris dan jajaran pengurus lainnya.

Dalam pertemuan yang didampingi Wakajati Aceh Erry Pudyanto Marwantono dan Kasi Penkum Ali Rasab Lubis itu, Yudi menekankan bahwa Kejaksaan hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, melainkan juga mitra strategis pembangunan yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Ia berharap kolaborasi ini memperkuat pembinaan atlet disabilitas sekaligus mewujudkan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.

Pada kesempatan itu, Kajati memperkenalkan Program JAGAIN (Jaksa Garda Inklusi), sistem monitoring digital terpadu yang diinisiasi Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI. Program ini dirancang untuk memperkuat tata kelola organisasi penyandang disabilitas melalui pembinaan, pendampingan, dan pengawasan berbasis digital sesuai prinsip good governance. Implementasi JAGAIN diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas layanan kelembagaan dan prestasi atlet disabilitas di Aceh.

Kasi Penkum Ali Rasab Lubis menambahkan, audiensi ini merupakan wujud keterbukaan Kejati Aceh membangun komunikasi konstruktif dengan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, momentum ini penting untuk mendorong organisasi penyandang disabilitas semakin profesional dan mampu melahirkan atlet berprestasi yang mengharumkan nama Aceh di kancah nasional maupun internasional.

Ketua NPCI Aceh Zulfajri mengapresiasi sambutan hangat Kejati Aceh. Dukungan tersebut, katanya, menjadi motivasi bagi NPCI untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet, memperkuat manajemen organisasi, serta memperluas kemitraan dalam memajukan olahraga disabilitas di Aceh. Bagi masyarakat penyandang disabilitas Aceh, kolaborasi ini membuka peluang lebih besar untuk mendapatkan pembinaan olahraga yang layak dan kesempatan berprestasi yang setara.

Aceh.AI Hadir Platform AI untuk Aparatur dan Profesional Aceh

Audiensi yang berlangsung hangat ini diharapkan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan dalam membangun ekosistem olahraga disabilitas yang inklusif, berprestasi, dan berintegritas di Aceh.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *