Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyampaikan duka dan belasungkawa mendalam atas gempa kembar dahsyat yang mengguncang Venezuela dan merenggut ribuan korban jiwa. Pernyataan tersebut disampaikan melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi di Banda Aceh, Kamis (2/7/2026), disertai harapan agar kondisi Venezuela dapat segera pulih.
Mualem mengimbau seluruh masyarakat Aceh turut mendoakan keselamatan dan kesehatan para korban yang selamat dari bencana tersebut. Ia juga membuka ruang bagi warga yang memiliki kemampuan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan. “Ini berkaitan dengan tragedi kemanusiaan. Jika memiliki kemampuan, silakan memberi bantuan kemanusiaan untuk Venezuela yang sedang berduka,” ujarnya.
Empati Pemerintah Aceh terhadap Venezuela memiliki akar sejarah yang kuat. Nurlis menjelaskan, Gubernur sangat memahami beratnya beban yang kini dipikul Pemerintah Venezuela karena Aceh pernah mengalami penderitaan serupa. Pada 26 Desember 2004, gempa berkekuatan 9,1–9,3 magnitudo yang berpusat di Samudra Hindia memicu gelombang tsunami dan merenggut lebih dari 170.000 jiwa di Aceh—salah satu bencana kemanusiaan terbesar dalam sejarah modern.
Venezuela tercatat sebagai salah satu negara yang mengulurkan tangan bagi Aceh saat itu. Negara Amerika Latin tersebut menyalurkan dana kemanusiaan senilai 2 juta dolar Amerika Serikat untuk pemulihan infrastruktur, layanan medis, dan penanganan darurat korban selamat selama masa tanggap darurat hingga rekonstruksi Aceh.
Jejak kebaikan Venezuela masih dapat disaksikan hingga kini melalui keberadaan Politeknik Indonesia Venezuela (Poliven) di Aceh Besar. Penyematan nama Venezuela pada kampus tersebut merupakan wujud penghargaan atas bantuan dan kerja sama kemanusiaan Pemerintah Venezuela pada masa rekonstruksi pascatsunami. Bagi masyarakat Aceh, momentum ini menjadi kesempatan membalas budi kepada negara sahabat yang pernah hadir di masa tersulit Aceh.
Solidaritas kemanusiaan lintas negara ini mencerminkan nilai-nilai kepedulian yang dijunjung tinggi masyarakat Aceh sebagai daerah yang pernah bangkit dari bencana besar.




Comment