PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Region Aceh menyalurkan 282 hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, terdiri dari 212 ekor sapi dan 70 ekor kambing/domba. Distribusi ini merupakan wujud komitmen BSI sebagai institusi keuangan syariah yang mengutamakan dampak sosial dan pemerataan manfaat ekonomi bagi masyarakat Aceh.
Regional CEO BSI Aceh Imsak Ramadhan menekankan bahwa seluruh hewan kurban memenuhi standar kesehatan prima sesuai ketentuan Rumah Potong Hewan dan Dinas Peternakan setempat. Kegiatan kurban di Aceh merupakan bagian dari kontribusi nasional BSI yang tahun ini menyiapkan 24.053 hewan kurban untuk didistribusikan ke seluruh nusantara, termasuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Angka ini mencerminkan peningkatan signifikan sebesar 57 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebanyak 15.272 ekor.
BSI Region Aceh memanfaatkan transformasi digital untuk mempermudah akses masyarakat dalam berkurban. Melalui aplikasi BYOND by BSI dan kartu pembiayaan BSI Hasanah Card, masyarakat dapat membeli hewan kurban dengan harga inklusif mulai Rp1,9 juta untuk kambing. Inisiatif ini juga melibatkan kolaborasi dengan 25 Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi, memperluas jangkauan distribusi dan memastikan transparansi penyaluran.
Program kurban BSI tidak hanya memberikan manfaat sosial langsung, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi bagi sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) peternakan lokal. Secara nasional, BSI melibatkan 37 peternak lokal, termasuk 19 UMKM dan desa binaan, yang tersebar di berbagai wilayah. Strategi ini mendorong penguatan ekosistem bisnis berkelanjutan sambil memberdayakan masyarakat lokal.
BSI juga menerapkan prinsip keberlanjutan lingkungan dengan menggunakan besek bambu dalam distribusi daging kurban. Lebih dari 600 ribu penerima manfaat—mencakup masyarakat kurang mampu, wilayah terdampak bencana, dan pesantren—mendapatkan manfaat dari inisiatif ini.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menegaskan bahwa perbankan syariah harus menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan dampak sosial nyata. Kinerja positif BSI seharusnya sejalan dengan peningkatan volume zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Distribusi kurban menjadi salah satu bukti nyata komitmen tersebut dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan.



Comment